Xfree Blog’s

Icon

:: xploration free for this word ::

Intro XML

xml adalah tags base syntax, sama dengan html yg merupakan tag based syntax.
xml adalah dasar dari xhtml,web services, dll.
xml digunakan karena xml bersifat universal dan dapat dengan mudah dimengerti.
karena sifatnya yg universal xml memudahkan kita untuk melakukan transfer data antara 2 system yg berbeda.
sebagai contoh jika kita ingin membuat search enggine dengan cara mengirimkan pesan xml ke google. dan google akan mengirimkan hasilnya berupa xml. Tergantung dari kita bagaimana mengolah file xml tersebut. (www.google.com/api)
Read the rest of this entry »

Filed under: PHP

lebih dalam dengan OOP di PHP


Sudah lama tidak berjumpa. Rindu rasanya tidak bersua. :D ~ Pada
tutorial sebelumnya staff ilmuwebsite yakni ivan telah menjabarkan apa
dan bagaimana penggunaan class pada PHP,
begitu juga dengan yang akan penulis lakukan sekarang. Kali ini penulis
akan mencoba melakukan sedikit implementasi dari tutorial-tutorial
sebelumnya, sekaligus  menjelaskan bagaimana source code ini berjalan.
Tapi sebelumnya penulis akan melakukan review terlebih  dahulu mengenai
pengetahuan sebelumnya. Read the rest of this entry »

Filed under: PHP

Script PHP Untuk mencari usia seserang

Pada artikel kali ini, akan dipaparkan cara membuat script PHP untuk mencari usia seseorang apabila diketahui tanggal lahirnya. Artikel ini merupakan respon terhadap seseorang yang telah memberikan komentarnya di blog ini.

Untuk script PHP yang akan dibuat nanti akan menggunakan teknik seperti yang pernah dibahas pada artikel ini yaitu dengan menggunakan bantuan SQL.

 

Secara logika, untuk mencari usia seseorang apabila diketahui tanggal lahirnya adalah dengan mencari selisih terhadap waktu sekarang (current time). Untuk mencari tanggal pada saat current time, adalah menggunakan function date().

Selanjutnya, tanggal yang diperoleh dari function date() ini dicari selisihnya dengan tanggal lahir orang yang telah diketahui. Untuk mencari selisih antara tanggal lahir dengan current date ini menggunakan perintah date_diff().

Berikut ini adalah script PHP nya: Read the rest of this entry »

Filed under: PHP

Belajat OOP Pertamaku

OOP (Object Oriented Programming) di dalam PHP sudah aku kenal kurang lebih satu tahun yang lalu, meskipun aku belum memahami benar tapi sedikit demi sedikit telah kuterapkan pada aplikasi yang aku buat, dulu sebelum mengenal OOP aku banyak menggunakan fungsi, sekarang sedikit demi sedikit aku mulai menggunakan OOP.

Dan memang amat menyenangkan. Pertama kali aku menggunakannya untuk memanggil perintah perintah MySQL. Aku menggunakan sebuah class untuk fungsi mysql_fetch_array dan mysql_num_rows, sbb:

Class mysql{
var $sql;
function fetch(){
return mysql_fetch_array($this->sql);
}
function size(){
return mysql_num_rows($this->sql);
}
}

untuk memanggil kelas tersebut sbb:

$sql = new mysql;
$sql->sql = mysql_query(“select * from user where username = ‘innan’”);
if($sql->size()<1){
echo “Data tidak ditemukan”;
}else{
$data = $sql->fetch();
echo “Username $data[username] ditemukan, dengan alamat email $data[email]“;
}

Inilah Class pertama yang aku coba untuk latihan… dan tentunya amat menyenangkan. :-) Saat kucoba aku teriak “It’s work!!” wow i can believed that….

Filed under: PHP

Fungsi CMS

Dari pengertian CMS belumnya, lebih lanjut fungsi CMS dapat di break down sebagai berikut:

1. Content Making

Pembuatan content dilngkungan CMS adalah mudah, karena bisa dilakukan oleh siapapun tanpa harus mengetahui dasar HTML. Kebanyakan CMS sekarang penulisan contentnya dikembangkan dilingkungan berbasis web, dengan implementasi yang lebih sederhana serta mengijinkan untuk diupdate tanpa harus meghapus dulu.

2. Content Management

Satu halaman telah dibuat, maka CMS akan menyimpan halaman tersebut pada tempat penyimpananya. Semuanya disimpan dengan link yang terkait. Pusat penyimpanan juga menyediakan fasilitas untuk mengelola content dengan metode :

· menjaga traking semua content sehingga bisa mengerahui siapa merubah dan kapan.

· Memastikan masing-masing user hanya punya privasi sesuai dengan haknya.

· Mengitegrasikan dengan system sesuai dengan spesifik kontent tersebut.

Yang paling penting ada masalah workflow capability. Sebagai contoh : bila ada content masuk yang dutullis oleh seseorang maka content tersebut tidak akan langsung dipublikasikan melainkan statusnya akan pending, sampai akirnya di review oleh administrator atau yang diberi hal untuk ini dan tergantung langkah administrator selanjutnya. Kalo di approve baik dengan diedit terlebih dahulu atau tanpa pengeditan, maka setelah itu content tersebut baru bisa dibaca oleh visitor.

3. Publication

Setelah atikel di terima oleh admin dan direview, tentunya disini admin atau user lain yang biberi privelege juga berhak untuk mengedit kali dirasa semua sudah sesuai selanjutnya artikel tersebut akan diapprove maka secara otamatis akan dipublikasikan sesuai dengan kategorinya.

4. Presentation

CMS dapat juga menyediakan penomeran atau berdasar tanggal untuk memindah kualitas dan efektifitas dirinya. Sebagai contoh CMS akan membangun navigasi buat kita dengan membaca struktur pengeluaran yang urut dari content yang teleh disimpanya. Sehingga akan membantu dalam mempresentasikan

Filed under: PHP

FrameWork CodeIgniter For NewBie

Hallo Teman-teman pemula CodeIgniter !!
Saya juga seorang pemula, mari kita memulai pelajaran dasar CodeIgniter :

1. Downloadlah CI (CodeIgniter) di http://codeigniter.com/download.php (saat tutorial ini ditulis, versi yang saya download adalah CodeIgniter_1.6.0.zip)
2. Ekstraklah file CodeIgniter_1.6.0.zip di folder yang bisa diakses web
3. Akses web di mana CI berada, secara default akan tampil halaman welcome.

Ok mari kita ganti halaman welcome dengan halaman yang kita buat sendiri :

1. Bukalah file routes.php di folder CodeIgniter_1.6.0/system/application/config
2. Ganti $route['default_controller'] = “welcome”; dengan $route['default_controller'] = “pemula”;
3. Buatlah file pemula.php di folder CodeIgniter_1.6.0/system/application/controllers/
4. Isi file pemula.php seperti berikut : Read the rest of this entry »

Filed under: PHP

OOP in PHP Part 1

Pada awal PHP diciptakan oleh Rasmus Lerdorf, PHP hanya mendukung konsep
pemrograman prosedural. Hingga PHP versi 4 pun masih berkonsep prosedural.
Akhirnya diciptakanlah PHP versi 5 yang telah mendukung konsep orientasi objek
(OOP).
Lantas apa kelebihan konsep orientasi objek dibandingkan prosedural ?
Banyak sekali keuntungannya. :) Konsep orientasi objek mendukung
pewarisan,selain itu konsep OOP berkemampuan untuk menggunakan nama variabel
yang sama secara berulang-ulang. Itu sebabnya konsep OOP sangat bagus digunakan
untuk proyek pembangunan web yang besar.

Baiklah saya akan memperlihatkan contoh sederhana OOP pada PHP.

<?php
class cetak {
   function hallo ()
{
   print “Hallo.. !!!”;
   }
}
$cetak = new
cetak();
$cetak->hallo ();
?>

Hasilnya : Hallo.. !!!

Berbeda dengan konsep prosedural, pada awal pembuatan program memang akan
terasa sulit. Tetapi bila anda membangun proyek yang besar, sebaiknya
menggunakan konsep OOP karena jika listing program yang anda tuliskan sudah
banyak, anda akan kebingungan dengan penamaan variabel.Dalam lingkungan PHP,
kalangan orientasi objek lebih cenderung membuat modul PEAR dan memiliki
kontribusi besar terhadap kemudahan pengelolaan kode program.

Sekian dulu penjelasan dari saya. Nantikan artikel berlanjut Konsep OOP pada
PHP ini. Jika ada yang ingin ditanyakan silahkan hubungi saya di :

Email 1 : ivan@ilmuwebsite.com
Email 2 : ivan_wen_piao@yahoo.co.id
Web
: http://ivan.ilmuwebsite.com

Sumber dari situs Ilmu Website dalam kategori php kuliah dengan judul PHP dan Class Part1

Filed under: PHP